SEJARAH

  • Pada tahun 1922, para suster Amalkasih Darah Mulia mendapat tugas perutusan di Kutoarjo. Tujuh tahun kemudian, pada tanggal 27 Mei 1940 didirikan sebuah "STICHTING ZUZTERS VAN HET KOSTBAARBLOED TE KOETARDJO", yaitu sebuah yayasan untuk mengurus karya amal kasih dari suster-suster ADM melalui kegiatan dan pengajaran, membantu kaum miskin dan memberikan perawatan bagi orang sakit.

    Pada tanggal 23 Januari 1960 nama "STICHTING ZUZTERS VAN HET KOSTBAARBLOED TE KOETARDJO" berganti nama menjadi Yayasan Bakti Utama, dengan perubahan seluruh anggaran dasarnya. Yayasan Bakti Utama mengelola sekolah-sekolah TK - SD - SMP - SMA Pius Bakti Utama yang terletak di Gombong - Kebumen - Kutoarjo - Bayan, di wilayah Keuskupan Purwokerto, dan TK - SD - SMP Seraphine Bakti Utama di Cengkareng, di wilayah Keuskupan Agung Jakarta.

    Tahun 2007, Yayasan Bakti Utama mengganti nama menjadi Yayasan Seraphine Bakti Utama sebagai wujud terima kasih kepada Ibu Seraphine, seorang biarawati di Reinbach - Jerman, yang telah melahirkan Kongregasi Suster-Suster Amalkasih Darah Mulia (ADM). Dengan memakai nama Ibu Seraphine, Yayasan Seraphine Bakti Utama ingin menghidupi semangat beliau dan mewujudkan cita-citanya lewat pelayanan Karya Pendidikan di bumi Indonesia ini. Perubahan nama yayasan ini telah sah secara hukum sesuai dengan Berita Negara Republik Indonesia Nomor 35, tanggal 1 Mei 2007.